Artemis II Siap Terbang, NASA Uji Jalan Pulang Manusia ke Bulan
![]() |
| Artemis II. [Foto: NASA] |
Jakarta, relasinasional.com — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersiap meluncurkan misi Artemis II pada Maret 2026. Misi ini menjadi penerbangan berawak pertama ke sekitar Bulan sejak era Apollo, sekaligus uji penuh roket Space Launch System (SLS) dan wahana Orion.
Roket SLS beserta kapsul Orion telah dipindahkan perlahan ke Landasan 39B Kennedy Space Center pada 17 Januari 2026. Proses ini menandai fase akhir persiapan sebelum peluncuran, setelah serangkaian uji teknis intensif.
Artemis II akan membawa empat astronaut dalam misi selama sekitar 10 hari. Mereka adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, Christina Koch sebagai spesialis misi, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.
Misi ini akan mengorbit sisi jauh Bulan dan mendekat hingga sekitar 7.400 kilometer dari permukaannya. Artemis II juga mencatat sejarah sebagai penerbangan ruang angkasa dalam yang melibatkan perempuan, astronaut non-Amerika, dan kru multinasional.
Fokus utama Artemis II adalah menguji seluruh sistem penunjang kehidupan Orion di luar orbit Bumi. Kru juga akan melakukan manuver pertemuan kembali sebagai simulasi operasi orbital, kemampuan krusial untuk misi pendaratan Bulan berikutnya.
NASA menegaskan Artemis II bukan sekadar perjalanan simbolik. Misi ini menjadi fondasi teknis bagi Artemis III, yang direncanakan mendaratkan manusia di wilayah kutub selatan Bulan.
Penundaan peluncuran dari Februari ke Maret 2026 terjadi setelah uji “wet dress rehearsal” menemui kendala cuaca dingin dan kebocoran hidrogen. NASA menyebut kehati-hatian ini diperlukan demi memastikan keandalan sistem jangka panjang.
Di tengah persaingan global, Artemis II juga membawa dimensi geopolitik. Program Artemis dirancang terbuka dan kolaboratif, dengan lebih dari 60 negara menandatangani Artemis Accords sebagai kerangka kerja eksplorasi damai.
Selain misi teknis, NASA membuka partisipasi publik melalui program “Send Your Name with Artemis”. Jutaan nama akan disimpan dalam mikrocip di Orion dan ikut mengorbit Bulan. Pendaftaran dibuka hingga 21 Februari 2026. (mis/red)

