BREAKING NEWS
iklan

Viral di TikTok, Video “Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit” Bikin Heboh Warganet

Perempuan yang dikaitkan dengan video viral ibu tiri vs anak tiri di kebun sawit yang ramai di TikTok
Tangkapan layar yang beredar di media sosial memperlihatkan sosok perempuan yang disebut-sebut terkait dengan video viral bertajuk “Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit” yang ramai diperbincangkan warganet di TikTok. [Foto: Istimewa]

 JAKARTA — Perbincangan tentang video berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit” belakangan semakin ramai di media sosial, terutama di TikTok. Kata kunci tersebut mendadak menjadi pencarian populer di kalangan warganet yang penasaran dengan isi video yang disebut-sebut kontroversial.


Video tersebut pertama kali ramai setelah diunggah oleh akun TikTok bernama @meriday41. Sejak saat itu, potongan narasi dan klaim mengenai isi rekaman tersebut terus beredar luas, memancing rasa ingin tahu publik dan memicu berbagai spekulasi.


Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, akun tersebut mengklaim bahwa isi video yang viral itu disebut-sebut memiliki kemiripan dengan skandal yang sebelumnya sempat ramai diperbincangkan publik, yakni kasus yang melibatkan pemilik toko ponsel dan pegawainya yang dikenal dengan sebutan Dea Store.


Dalam penjelasan yang beredar, video tersebut diduga menampilkan dua orang yang disebut sebagai ibu tiri dan anak tiri laki-laki. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa keduanya terekam sedang melakukan aktivitas di sebuah area perkebunan kelapa sawit.


Rekaman itu disebut dibuat menggunakan ponsel pribadi milik salah satu pihak. Dari perangkat tersebut, video kemudian diduga tersebar dan akhirnya beredar luas di berbagai platform media sosial hingga memicu perhatian besar dari warganet.


Cepatnya penyebaran video ini diduga karena isinya yang disebut mengandung adegan tidak pantas sehingga memancing rasa penasaran sekaligus kemarahan publik. Konten yang kontroversial kerap membuat sebuah isu menyebar dengan sangat cepat, apalagi jika dibungkus dengan judul sensasional yang mudah memancing klik.


Selain itu, durasi video yang disebut pendek dan narasi yang mudah dipahami membuat banyak orang tergoda untuk mencari atau menontonnya. Fenomena ini menunjukkan bagaimana konten sensitif dapat dengan cepat menjadi viral ketika disebarkan melalui media sosial.


Namun publik perlu berhati-hati terhadap tautan atau unggahan yang mengklaim menyediakan video lengkap tersebut. Tidak sedikit pihak tidak bertanggung jawab memanfaatkan isu viral untuk menyebarkan tautan phishing atau jebakan digital yang berpotensi mencuri data pribadi, kata sandi, hingga informasi akun media sosial pengguna. Karena itu, warganet disarankan tidak sembarangan mengklik link yang beredar dan selalu memastikan keamanan sumber informasi yang diakses. (mis/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image