BREAKING NEWS
iklan

Bahaya Campak bagi Anak, WHO Catat 95 Ribu Kematian

Ruam merah campak pada punggung anak akibat infeksi virus menular
Ruam kemerahan menyebar di punggung anak akibat infeksi virus campak. Penyakit ini sangat menular dan berisiko menimbulkan komplikasi serius jika tidak dicegah dengan vaksinasi. [Foto: MedicineNet]

 JAKARTA — Bahaya campak bagi anak masih sering diremehkan, padahal data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menunjukkan penyakit ini sangat menular dan mematikan. Pada 2024, sekitar 95 ribu kematian akibat campak terjadi secara global, mayoritas menimpa anak di bawah lima tahun.


Campak bukan sekadar demam dan ruam merah. Virusnya menyebar lewat udara saat penderita batuk atau bernapas. Sembilan dari 10 orang tanpa kekebalan dapat tertular jika berada di ruangan yang sama.


Risiko komplikasi campak jauh lebih berbahaya dibanding gejala awalnya. Sekitar satu dari 20 anak terinfeksi mengalami pneumonia pada anak, yang menjadi penyebab kematian terbanyak akibat campak.


Komplikasi campak juga bisa menyerang otak. Satu dari 1.000 anak berisiko mengalami ensefalitis yang memicu kejang, koma, hingga kerusakan otak permanen.


Infeksi telinga terjadi pada satu dari 10 anak dan dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Selain itu, satu dari lima pasien yang belum menerima vaksin campak berakhir dirawat intensif di rumah sakit.


Di negara dengan fasilitas kesehatan baik, satu hingga tiga dari 1.000 anak yang terinfeksi tetap berisiko meninggal. Angka itu melonjak tajam di wilayah dengan kasus malnutrisi tinggi.


Ancaman lain yang jarang diketahui adalah immune amnesia. Virus campak merusak sel memori imun sehingga tubuh anak kehilangan perlindungan terhadap penyakit lain selama dua hingga tiga tahun setelah sembuh.


Ada pula SSPE atau Subacute Sclerosing Panencephalitis, gangguan saraf fatal yang bisa muncul enam hingga delapan tahun setelah infeksi awal. Penyakit ini merusak otak secara perlahan dan belum memiliki obat.


WHO mencatat vaksin campak telah mencegah sekitar 59 juta kematian sepanjang 2000 hingga 2024. Vaksin MR dan MMR terbukti aman serta efektif melindungi anak dari komplikasi campak yang mematikan. (mis/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image