BREAKING NEWS
iklan

Samsung Galaxy S26 Series Usung 7 Fitur AI Baru

Samsung Galaxy S26 Series dengan fitur Galaxy AI dan desain kamera terbaru
Samsung Galaxy S26 Series yang mengusung pembaruan Galaxy AI dengan desain premium dan konfigurasi kamera multi-lensa. [Foto: Samsung]

 Jakarta, relasinasional.com — Samsung Electronics Indonesia resmi memperkenalkan Samsung Galaxy S26 Series pada 28 Februari 2026 dengan pembaruan Galaxy AI di One UI 8.5, menghadirkan tujuh fitur kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah rutinitas, komunikasi, dan kreasi konten pengguna.


Peluncuran ini menegaskan pergeseran standar ponsel flagship. Bukan lagi sekadar soal spesifikasi tinggi, tetapi kemampuan AI yang bekerja proaktif di balik layar.


Samsung menyebut pembaruan Galaxy AI difokuskan pada pengalaman yang lebih personal dan kontekstual. Sistem dirancang untuk merangkum informasi, memberi pengingat, hingga membantu pengambilan keputusan kecil sehari-hari.


“Melalui Galaxy S26 Series, kami menghadirkan pembaruan Galaxy AI yang berfokus pada satu tujuan utama, yaitu memastikan teknologi AI terasa mudah dan relevan dalam keseharian. Fitur seperti Now Brief dan Now Nudge membantu pengguna tetap terorganisir melalui informasi dan pengingat yang kontekstual, sementara semantic search dan autonomous call screening memangkas langkah dalam mencari informasi dan mengelola komunikasi,” kata Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.


“Pada saat yang sama, peningkatan pada AI camera dan AI editing memberikan kebebasan pengguna berkreasi dan dibagikan tanpa ribet,” tambahnya.


Salah satu fitur baru adalah Now Nudge. Fitur ini membaca konteks percakapan dan langsung menyarankan tindakan, seperti menampilkan foto relevan saat diminta atau mengecek potensi bentrok jadwal ketika ada ajakan rapat.


Autonomous Call Screening juga diperkenalkan untuk menyaring panggilan tak dikenal. Sistem AI merangkum tujuan penelepon sebelum pengguna memutuskan menjawab, sehingga potensi gangguan dan penipuan dapat ditekan.


Samsung turut meningkatkan Circle to Search with Google. Fitur ini memungkinkan pengguna memilih beberapa objek sekaligus dalam satu layar untuk dicari secara visual. Peningkatan ini didukung model Gemini 3, sehingga hasil pencarian lebih relevan dan komprehensif.


Asisten virtual Bixby juga diperbarui. Pengguna kini dapat mengontrol ponsel dengan bahasa sehari-hari tanpa harus menghafal nama menu. Bixby bahkan bisa menarik informasi terbaru dari internet langsung dari antarmuka percakapan.


Di sektor kamera, AI ISP ditingkatkan untuk menghasilkan selfie lebih natural dalam berbagai kondisi cahaya. Warna kulit dan detail wajah diklaim lebih presisi tanpa efek berlebihan.


Sementara itu, Photo Assist memungkinkan pengeditan foto berbasis prompt teks. Pengguna cukup menuliskan perubahan yang diinginkan, seperti mengubah suasana siang menjadi malam atau menghapus objek tertentu.


Creative Studio melengkapi ekosistem ini. Fitur tersebut menyatukan proses kreasi dari sketsa atau foto hingga menjadi stiker, undangan, atau wallpaper tanpa berpindah aplikasi.


Untuk harga, Galaxy S26 Ultra dibanderol mulai Rp24.499.000 hingga Rp31.999.000 tergantung varian memori. Galaxy S26+ dijual mulai Rp19.499.000, sedangkan Galaxy S26 mulai Rp16.499.000.


Pre-order dibuka hingga 5 Maret 2026. Konsumen dijanjikan perangkat lebih awal menjelang Lebaran.


Langkah ini mempertegas strategi Samsung memposisikan AI sebagai nilai jual utama. Di tengah persaingan ketat pasar flagship, integrasi AI yang praktis dan kontekstual menjadi pembeda yang semakin krusial. (mis/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image