Ads

---

Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Destinasi Wisata Religi yang Bersejarah

Relasi Nasional
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:28 WIB Last Updated 2022-07-03T04:28:08Z

 

Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Masjid Raya Baiturrahman Aceh menjadi salah satu tempat wisata religi yang berada di Indonesia. Bahkan, sampai sekarang selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Masjid tersebut berdiri kokoh serta terlihat mewah seperti Taj Mahal yang berada di India.

Bangunan masjid memiliki dominasi warna putih dengan kubahnya yang berwarna hitam. Terdapat pula sejumlah menara yang berada di sekelilingnya. Penggunaan interior juga exteriornya terlihat menggunakan gaya khas Kesultanan Turki Utsmani. Untuk mengetahui selengkapnya Anda bisa simak berikut ini.


Sejarah Singkat Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Aceh merupakan sebuah provinsi yang berada di Indonesia yang ibukotanya terletak di Banda Aceh. Menjadi salah satu provinsi Indonesia dengan status Daerah Istimewa. Tempat tersebut menjadi berdirinya sebuah masjid oleh seorang Sultan dari Kerajaan Islam Asia Tenggara. Masjid tersebut bernama Masjid Raya Baiturrahman.

Aceh uga menjadi daerah yang pertama masuknya ajaran agama islam yang berada di wilayah Indonesia. Bukan hanya itu saja, tetapi juga menjadi tempat berdirinya Kerajaan Islam yang pertama Indonesia. Sejak masa itu pula Masjid Raya Baiturrahman Aceh berdiri pada tahun 1612 masehi oleh Sultan Iskandar Muda Meukuta Alam. Sebagai destinasi wisata religi yang banyak pengunjungnya dari warga lokal maupun wisatawan asing.

Dilansir dari laman Kemenag.go.id, Masjid Raya Baiturrahman pada perjalanan sejarahnya pernah dibumihanguskan oleh pemerintah kolonial Belanda ketika melakukan penyerangan Koetaradja (Banda Aceh) pada 10 April tahun 1873.

Kala itu masyarakat Serambi Mekkah sangat geram sampai meletus perang antara Aceh melawan Kolonial Belanda. Sehingga dalam pertempuran tersebut, Belanda kehilangan sejumlah panglimanya.

Sebagai peredam perlawanan rakyat Aceh kepada penduduk Belanda, empat tahun setelahnya, bangunan masjid kembali dibangun ulang oleh Belanda atas perintah dari Gubernur Militer Aceh Jenderal Van Der Heijden. Kemudian bangunan tersebut menggunakan gaya arsitektur karya dari Bruchi yang diadaptasi dari gaya Moghul (India).


Keindahan Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman Aceh menjadi destinasi wisata religi banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun asing. Mempunyai keindahan bangunan dengan adanya perpaduan arsitektur Eropa serta Timur Tengah. Terdapat pula nilai sejarahnya yang tinggi, sehingga bisa menarik banyak peziarah yang berasal dari Arab, Malaysia Brunei Darussalam, serta negara-negara Asia Barat yang mayoritas penduduknya beragama Muslim. Mereka berbondong-bondong untuk berkunjung ke Aceh, guna melihat keindahan dari Masjid Raya Baiturrahman serta sejarah islam lainnya.

Seiring dengan berjalannya waktu dan setelah beberapa kali melewati masa renovasi, sekarang ini Masjid Raya Baiturrahman Aceh telah kembali berdiri megah dengan tujuh kubah serta lima menara. Hal tersebut membuat masjid menjadi yang tertinggi di Banda Aceh. Bahkan menjadi salah satu masjid yang tertua serta termegah di Asia.

Pada bagian interiornya menggunakan hiasan dinding serta pilar yang berelief. Adanya tangga marmer serta lantai yang berasal dari Tiongkok. Jendela kacanya patri yang berasal dari Belgia. Kemudian pada pintu kayunya berdekorasi. Bukan hanya itu saja, masjid tersebut menggunakan hiasan lampu gantung perunggu, dan bebatuan bangunan yang berasal dari Belanda.

Bukan hanya itu saja, Masjid Raya telah terpasang dengan 12 payung raksasa elektrik yang berada di pelataran masjidnya serta mempunyai fasilitas parkir bagian bawah nahan yang sudah modern.

Kini Masjid Raya Baiturrahman Aceh telah berubah menjadi masjid yang bukan hanya kebanggan dari masyarakat Aceh saja, melainkan juga menjadi kebanggan rakyat Indonesia. Adapun hal unik lainnya yaitu terdapat taman miniatur terbesar yang ada di dunia yaitu Taman Minimundus di Klagenfurt, Karintia, Austria ada pula replikanya di Masjid Raya Baiturrahman. Sedangkan, replika bangunan masjid tampak begitu mirip dengan yang asli, yakni berskala 1:25.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Destinasi Wisata Religi yang Bersejarah

Trending Now