BREAKING NEWS
iklan

Ledakan Gas di Tangsel Bikin 20 Rumah Rusak, Warga Panik

Rumah warga di Pamulang, Tangerang Selatan, rata dengan tanah setelah ledakan gas.
Kondisi rumah warga di Pamulang, Tangerang Selatan, hancur akibat ledakan gas, Jumat (12/9/2025). [Foto: Istimewa]

 Tangsel — Ledakan gas di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (12/9) pagi, membuat puluhan warga panik. Dentuman keras sekitar pukul 05.30 WIB itu menghancurkan tiga rumah dan merusak total 20 rumah di sekitarnya. Sebanyak 54 orang terpaksa mengungsi.


Dedah (42), salah satu warga, menceritakan detik-detik mengerikan saat ledakan terjadi. Rumahnya berdempetan dengan tiga bangunan yang hancur.


"Debu, hanya (terlihat) debu aja, cuman nggak lama debu juga, nggak lama paling ada 15 menit debunya, setelah itu terang, kan kejadiannya 05.15 WIB. Aku keluar itu udah bruk itu, aku lari udah bruk, udah berbentuk hancur," kata Dedah di lokasi pengungsian, Minggu (14/9/2025), seperti dikutip Detik.com.


Dedah mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari tetangganya. Namun, dari tiga rumah yang luluh lantak, tak ada suara lagi.


"Yang aku lihat cuman debu, sama teriakan orang. Teriakan yang sebelah sini, yang pas banget dekat (rumah) aku," ujarnya.

"(Teriakannya) 'tolong anak saya, tolong anak saya'. Cuman dia aja yang panik sendiri, dia kaget. Kalau anaknya ketinggalan," tambahnya.


Sebelum ledakan, Dedah mendengar suara dari atap rumahnya. Beberapa menit kemudian, atap dan dapur roboh bersamaan dengan dentuman besar.


"Kita lagi duduk tripleknya (rumah) langsung jatuh, nggak lama nyusul dapur yaudah kita lari, takut ketiban. Akhirnya ini (anak-anak) posisi pada tidur kita tarik aja, lari," katanya.


Ia menyebut tidak ada bau gas usai ledakan. Justru suara listrik yang konslet terdengar jelas.


"Nggak (tercium bau gas), hanya kita kaget begitu bruk kejadian, terangkan, jam 6 (pagi) bunyi ces, kita pikir apa kan, nggak taunya AC, setrum-setrum listrik," ucapnya.


Suasana panik juga dialami Eka, warga lain. Ia menggambarkan situasi mirip letusan gunung saat berlari keluar rumah.


"Keluar pintu kaya keluar dunia lain, gelap, tahu abu vulkanik nggak? Persis. Gelap banget, pake flash semuanya, nggak ada bener-bener gelap ya," kata Eka.


Ketua RW 003/001 Pondok Cabe Ilir, Abdul Hakim, memastikan ada 20 rumah terdampak.


"Untuk terdampak semua ada 20 rumah yang terdampak sampai saat ini," ujar Abdul Hakim.


Polisi langsung bergerak. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri turun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab ledakan. Sejumlah barang bukti diamankan, di antaranya tabung gas dan kompor.


"Tabung gas 12 kilogram satu, tabung gas 3 kilogram 3 buah, kemudian ada slang regulator dan satu buah kompor gas, kemudian ada bahan-bahan bekas terbakar," jelas Kompol Heriyandi, Kasubdit Metalurgi Forensik Puslabfor Polri.


Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Warga berharap hasil olah TKP bisa segera menjawab pertanyaan besar: apa yang sebenarnya memicu ledakan besar yang membuat permukiman itu porak-poranda.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image