Waduk Sunyi Jadi Wisata Viral, Ini Pesona Paya Santewan
![]() |
| Panorama matahari terbenam di Paya Santewan, Bireuen, yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata Bukit Cinta. [Foto: Istimewa] |
Bireuen — Paya Santewan di Kabupaten Bireuen, Aceh, dulu hanya dikenal sebagai waduk sunyi. Kini kawasan itu bertransformasi menjadi destinasi wisata hits dengan nama Taman Bukit Cinta Paya Santewan Indah.
Lokasinya berada di Desa Geulanggang Gampong (Cureh), sekitar 1,5 km dari pusat Kota Bireuen. Waduk seluas 6 hektar ini dulunya hanya berfungsi sebagai penampung air sawah dan tempat memancing. Bertahun-tahun kawasan ini terbengkalai, ditumbuhi eceng gondok, dan nyaris terlupakan.
Namun, berkat inisiatif pemerintah gampong dan dukungan masyarakat, wajah Paya Santewan kini berubah total. Waduk yang dulu sepi kini disulap jadi destinasi wisata terpadu yang menawarkan panorama alam, wahana adrenalin, hingga geliat UMKM lokal.
Daya Tarik Bukit Cinta
Pengunjung kini bisa menikmati hamparan air waduk dari puncak Bukit Cinta yang akses jalannya sudah beraspal mulus. Sunrise dan sunset di lokasi ini kerap jadi buruan wisatawan. Malam harinya, lampu-lampu di sekitar waduk menciptakan suasana romantis.
Tak hanya soal pemandangan, Paya Santewan juga menghadirkan sensasi baru lewat wahana ekstrem. Daya tarik utama adalah Flying Fox dengan lintasan sepanjang 200 meter dan ketinggian 50 meter di atas tanah.
“Flying Fox di Paya Santewan sudah memenuhi standar kelayakan nasional, jadi aman untuk semua pengunjung,” kata salah satu pengelola wisata setempat.
Wahana Seru Lainnya
Selain Flying Fox, pengunjung bisa mencoba sepeda bebek air di atas waduk. Bagi yang gemar berburu spot Instagramable, area wisata ini memang dirancang dengan latar foto menarik dari berbagai sudut.
Di sekeliling kawasan juga hadir kios kuliner UMKM yang menjajakan makanan khas Aceh. Dukungan dari Kementerian Desa PDTT ikut mendorong pemberdayaan ekonomi warga setempat.
Jejak Sejarah di Sekitar Paya Santewan
Tak jauh dari lokasi, terdapat bunker peninggalan Jepang yang dikenal sebagai Keurok-Keurok Jepang. Objek ini menjadi tambahan daya tarik wisata, sekaligus pengingat sejarah perjuangan di masa lampau.
Wisata Lokal yang Mendunia
Paya Santewan menjadi bukti bahwa destinasi wisata tak selalu harus jauh atau mahal. Dari waduk sederhana, kawasan ini kini tumbuh menjadi ruang rekreasi ramah keluarga sekaligus arena petualangan anak muda.
Jika sedang berkunjung ke Bireuen atau menjelajahi Serambi Mekkah, jangan lewatkan Taman Bukit Cinta Paya Santewan Indah dalam daftar perjalanan Anda. Siapa tahu, Anda benar-benar bisa merasakan sensasi menemukan “cinta” sambil meluncur di atas waduk terindah di Aceh.

