BREAKING NEWS

Arenado Resmi Tinggalkan Cardinals, Era Baru Dimulai

Arenado Resmi Tinggalkan Cardinals, Era Baru Dimulai
Nolan Arenado resmi tinggalkan Cardinals usai ditrade ke Diamondbacks. Era baru St. Louis dimulai, fokus rebuild dan talenta muda. [Foto: CBS Sports]

 Jakarta, relasinasional.com — Nolan Arenado akhirnya resmi meninggalkan St. Louis Cardinals setelah lima musim yang penuh ekspektasi, harapan, dan realita pahit. Cardinals menukar Arenado ke Arizona Diamondbacks pada Selasa waktu setempat, mengakhiri saga panjang yang sudah membayangi klub sejak dua musim terakhir.


Trade ini mengirim Arenado ke Diamondbacks dengan imbalan uang tunai dan pitcher tangan kanan Jack Martinez, pilihan putaran kedelapan MLB Draft 2025 yang belum masuk daftar 30 prospek terbaik Cardinals versi MLB Pipeline. Kepindahan ini menandai titik balik besar bagi Cardinals yang kini resmi menatap fase pembangunan ulang.


Saat diperkenalkan ke publik St. Louis pada Februari 2021 lewat Zoom, Arenado datang dengan keyakinan besar. Cardinals dikenal sebagai tim stabil dengan 13 musim kemenangan beruntun, sangat kontras dengan Colorado Rockies yang kala itu terjebak dalam tujuh musim kalah beruntun. “[Losing is] something I'm not worried about with St. Louis,” kata Arenado saat itu.


Namun, realita berkata lain. Cardinals memang lolos ke playoff pada dua musim pertama Arenado, tetapi hanya bermain dalam tiga laga postseason dan kalah semuanya. Lebih menyakitkan, St. Louis justru mencatat dua musim dengan rekor kalah dalam tiga musim terakhir Arenado, menyamai total musim sub-.500 klub sepanjang 1998–2022.


Kepergian Arenado sebenarnya sudah lama diprediksi. Kekhawatiran terbesar Cardinals memasuki 2026 adalah kemungkinan Arenado masih berada di roster saat Spring Training dimulai, setelah upaya trade yang gagal musim lalu. Dengan nilai pasar yang menurun dan klausul no-trade, situasinya kian rumit.


Manajer Oliver Marmol bahkan memberi sinyal kuat di laga terakhir musim 2025. Arenado ditarik keluar lebih awal agar mendapat satu ovasi terakhir dari publik Busch Stadium. Isyarat perpisahan itu kini menjadi kenyataan.


Bagi Diamondbacks, Arenado adalah taruhan besar. Ia diplot sebagai pengganti Eugenio Suárez yang dilepas ke Mariners. Namun performa Arenado musim 2025 menjadi tanda tanya besar. Ia mencatat musim ofensif terburuk sepanjang kariernya, termasuk rata-rata pukulan .175 pada Juli tanpa home run. Meski pertahanannya masih elite, Arizona jelas berharap kebangkitan, setidaknya mendekati level rata-rata liga seperti pada 2023–2024.


Sementara itu, Cardinals kini bisa sepenuhnya fokus ke masa depan. Brendan Donovan menjadi aset berikutnya yang berpotensi dilepas. Dengan fleksibilitas posisi, kepemimpinan, dan dua musim kontrol klub tersisa, Donovan menarik minat banyak kontender. Mariners dan Red Sox disebut-sebut sebagai kandidat kuat.


Di Arizona, imajinasi fans langsung melayang lebih jauh. Arenado pernah mencapai puncak performa pada 2022 bersama Paul Goldschmidt, yang kini berstatus free agent. Diamondbacks memiliki celah di first base/DH. Dua reuni sekaligus? Bukan skenario mustahil.


Meski berakhir tanpa gelar, era Arenado di St. Louis bukan kegagalan total. Ia tetap menjadi kontributor besar dan simbol generasi terakhir Cardinals bertabur bintang. Namun jika kelak melangkah ke Hall of Fame, Arenado kemungkinan besar akan dikenang sebagai legenda Rockies, tempat ia mencatat sebagian besar angka emas kariernya.


Cardinals selalu dikenal piawai mencetak bintang. Kini, setelah Arenado pergi, fokus mereka satu: melahirkan ikon berikutnya. (mis/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image