BBRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 T Hari Ini
![]() |
| BBRI cairkan dividen interim Rp20,6 triliun hari ini, setara Rp137 per saham. Dibagikan ke pemegang saham per 2 Januari 2026. [Foto: Ist] |
Jakarta, relasinasional.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mulai menyalurkan dividen tunai interim kepada pemegang saham pada Kamis (15/1/2026). Total dividen interim yang dibagikan mencapai sekurang-kurangnya Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun Buku 2025.
Pembayaran ini ditujukan kepada investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 2 Januari 2026 sebagai recording date. Informasi tersebut disampaikan BBRI melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dividen Interim BBRI untuk Tahun Buku 2025
Dividen interim menjadi sinyal awal konsistensi kinerja BBRI sepanjang 2025. Di tengah dinamika ekonomi, perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas sekaligus disiplin pengelolaan risiko.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, keputusan pembagian dividen tidak diambil secara sporadis, melainkan berangkat dari fondasi keuangan yang kuat serta strategi bisnis yang terukur.
"Rencana pembagian dividen interim Tahun Buku 2025 mencerminkan fundamental BRI yang kuat serta keseimbangan antara ekspansi bisnis, penguatan UMKM, dan pengelolaan risiko yang pruden. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan dalam memberikan imbal hasil yang berkelanjutan kepada negara dan para pemegang saham," ujar Dhanny dalam keterangan resmi, dikutip CNBC Indonesia Kamis (15/1/2026).
Didukung Kinerja Solid dan Pembiayaan UMKM
Manajemen BRI menilai, kinerja keuangan yang solid tidak terlepas dari fokus perseroan pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran pembiayaan ke sektor ini terus menjadi mesin pertumbuhan utama sekaligus penggerak ekonomi nasional.
Di saat bersamaan, BRI juga menjaga kualitas aset dan manajemen risiko secara konsisten. Pendekatan ini membuat perseroan memiliki ruang yang cukup untuk berbagi keuntungan kepada pemegang saham tanpa mengorbankan rencana ekspansi ke depan.
Patuh Regulasi dan Tata Kelola
Pembagian dividen interim BBRI telah mempertimbangkan seluruh ketentuan yang berlaku. Mulai dari Undang-Undang Perseroan Terbatas, regulasi OJK terkait keterbukaan informasi, hingga Anggaran Dasar Perseroan yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Langkah ini menegaskan komitmen BRI dalam menjalankan praktik tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), sekaligus memberikan kepastian bagi investor.
Kontribusi untuk Negara dan Pembangunan
Sebagai bank milik negara, pembagian dividen interim juga memiliki dimensi strategis. Selain memberikan imbal hasil kepada investor publik, dividen ini menjadi sumber penerimaan negara yang mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Dhanny menambahkan bahwa kebijakan dividen sejalan dengan arah transformasi BRI yang berkelanjutan.
"Melalui pembagian dividen interim ini, Menggambarkan kinerja keuangan BRI yang solid serta fundamental bisnis yang kuat, sejalan dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi berkelanjutan BRI ke depan. Selain itu sebagai bank milik negara, pembagian dividen interim ini juga menjadi wujud kontribusi nyata BRI dalam mendukung penerimaan negara dan pembangunan nasional," pungkas Dhanny.
Dengan pembayaran dividen interim ini, BBRI kembali mengukuhkan posisinya sebagai emiten perbankan pelat merah yang konsisten memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus menjaga peran strategisnya dalam menopang ekonomi Indonesia. (mis/red)

