Bernadya Pilih Galaxy S26 Ultra, Andalkan Privasi Layar dan Kamera Malam untuk Berkarya
![]() |
| Musisi Bernadya memperlihatkan Galaxy S26 Ultra yang dilengkapi kamera pro-grade dan desain tipis, mendukung aktivitas kreatif serta mobilitas sehari-hari. [Foto: Samsung] |
JAKARTA – Musisi muda Bernadya mengaku membutuhkan ponsel yang mampu mendukung proses kreatifnya di mana saja. Pilihan itu kini jatuh pada Galaxy S26 Ultra yang menurutnya memudahkan menulis lirik, merekam momen, hingga menjaga privasi saat berada di ruang publik.
Dalam kesehariannya, Bernadya sering mendapatkan ide lagu secara spontan. Tidak jarang ia langsung menuliskan lirik di ponsel meski sedang berada di tempat umum seperti kafe atau ruang tunggu.
“Fitur favorit aku Privacy Display. Karena aku sering kepikiran ide dan nulis lirik di tempat umum, kadang agak parno kalau ada yang kepo. Dengan Privacy Display, aku bisa tetap nulis dengan nyaman tanpa overthinking,” kata Bernadya.
Fitur Privacy Display pada Galaxy S26 Ultra dirancang untuk menjaga layar tetap terlihat jelas oleh pengguna, namun sulit dilihat dari sisi samping. Teknologi ini bekerja melalui pengaturan piksel yang mengarahkan cahaya lurus ke depan sehingga konten di layar tidak mudah terbaca oleh orang lain di sekitar.
Fitur tersebut dapat diaktifkan kapan saja melalui pengaturan cepat, termasuk saat membuka aplikasi sensitif seperti perbankan atau ketika notifikasi penting muncul. Saat tidak diperlukan, pengguna juga bisa mematikannya agar layar tetap terlihat oleh orang lain, misalnya saat menonton video bersama.
Selain faktor privasi, kemampuan kamera menjadi alasan lain Bernadya memilih Galaxy S26 Ultra. Ia kerap merekam suasana panggung atau momen malam yang menurutnya penuh inspirasi.
“Aku suka rekam video suasana panggung atau jalanan malam. Biasanya hasilnya suka gelap atau goyang. Di Galaxy S26 Ultra beda, videonya tetap terang dan stabil walau direkam sambil jalan,” ujarnya.
Kemampuan tersebut ditopang fitur Nightography Video yang diklaim mampu menangkap lebih banyak cahaya melalui bukaan lensa lebih lebar. Teknologi pengurangan noise juga ditingkatkan sehingga hasil video malam tetap tajam dengan tingkat grain yang lebih rendah.
Fitur Super Steady dengan Horizontal Lock turut menjaga orientasi video tetap stabil ketika pengguna bergerak. Teknologi ini membuat rekaman terlihat lebih halus dan sinematik meski tanpa alat bantu tambahan seperti gimbal.
Kamera depan ponsel ini juga dilengkapi Image Signal Processor berbasis kecerdasan buatan yang mampu menghasilkan warna kulit dan detail wajah lebih natural, bahkan dalam kondisi pencahayaan yang kompleks.
Menurut MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan, seri Galaxy S26 membawa sejumlah peningkatan yang dirancang untuk kebutuhan pengguna yang semakin dinamis.
Ia menyebut Privacy Display memberi perlindungan lebih saat menggunakan ponsel di ruang publik, sementara teknologi Nightography membuat foto dan video di kondisi minim cahaya tetap jernih.
Selain fitur kamera dan layar, desain fisik Galaxy S26 Ultra juga menjadi pertimbangan bagi Bernadya. Bodi yang lebih tipis dan ringan membuat ponsel ini nyaman digunakan sepanjang hari, terutama bagi pengguna yang sering berpindah lokasi.
“Buat aku yang sering pindah tempat, HP yang enak dipegang itu penting. Desainnya terasa lebih tipis dan ringan, jadi nyaman dipakai seharian,” katanya.
Galaxy S26 Ultra tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti Black, Cobalt Violet, Sky Blue, dan White. Varian warna khusus Pink Gold dan Silver Shadow tersedia melalui pembelian di situs resmi Samsung.
Untuk pasar Indonesia, Galaxy S26 Ultra dipasarkan dalam tiga pilihan memori. Varian 12GB/256GB dibanderol Rp24.499.000, model 12GB/512GB seharga Rp27.499.000, sementara versi tertinggi 16GB/1TB dijual Rp31.999.000.
Samsung juga membuka pemesanan awal Galaxy S26 Series hingga 17 Maret 2026 bagi konsumen yang ingin lebih dulu mencoba ponsel flagship terbaru tersebut. (mis/red)

