BREAKING NEWS
iklan

Kecewa Tak Kunjung Dapat Huntara, Korban Banjir dan Longsor Kapa Dirikan Tenda di Kantor Bupati Bireuen

Korban banjir dan longsor Desa Kapa mendirikan tenda darurat di halaman Kantor Bupati Bireuen
Sejumlah korban banjir dan tanah longsor dari Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda darurat di halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026), sebagai bentuk protes karena belum menerima hunian sementara dan bantuan hidup.

 BIREUEN — Lima Kepala Keluarga (KK) korban banjir dan tanah longsor di Desa Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, memutuskan bertahan di Kantor Bupati Bireuen pada Kamis (12/3/2026).


Mereka datang dengan membawa tenda darurat bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bentuk kekecewaan karena hingga kini belum menerima Hunian Sementara (Huntara), Dana Tunggu Hunian (DTH), maupun bantuan Jaminan Hidup (Jadup).


Para penyintas bencana mendirikan tenda di area Kantor Bupati dan menjadikannya tempat berteduh sementara. Di antara mereka juga terdapat seorang bayi berusia enam bulan yang ikut mengungsi bersama keluarganya.


Badriah, salah seorang pengungsi, menegaskan bahwa keputusan mendirikan tenda di Kantor Bupati Bireuen merupakan inisiatif mereka sendiri, bukan karena diarahkan pihak tertentu.


“Ini murni kemauan kami sendiri. Di Kapa sangat panas saat siang hari, sementara malamnya kami kedinginan. Tenda kami juga berada tepat di pinggir jalan sehingga sangat berdebu,” kata Badriah.


Ia menilai lokasi di sekitar Kantor Bupati terasa lebih nyaman karena banyak pepohonan rindang yang membuat suasana lebih sejuk. Selain itu, sejumlah fasilitas dasar seperti mushalla juga mudah diakses oleh para pengungsi.


“Kalau dibandingkan dengan di Kapa, kami merasa lebih nyaman di sini,” ujarnya. (mis/red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image