Video Pria Pergoki Calon Istri Selingkuh di Hotel BSD City Viral, Terjadi Seminggu Jelang Nikah
TANGERANG — Video pria pergoki calon istri selingkuh viral di media sosial setelah seorang pria memergoki kekasihnya keluar dari kamar hotel di kawasan BSD City, Tangerang. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar seminggu sebelum keduanya dijadwalkan melangsungkan pernikahan.
Rekaman tersebut memperlihatkan pria berinisial AS (25) mendatangi sebuah hotel di BSD City dan merekam kejadian melalui ponselnya. Ia kemudian memergoki calon istrinya, NH (23), keluar dari kamar hotel.
NH terlihat mengenakan pakaian serba hitam lengkap dengan jilbab dan masker. Saat disapa, perempuan itu tampak terkejut mengetahui calon suaminya sudah berada di depan kamar hotel.
"Lagi ngapain yang? Hah? Lagi ngapain?" tanya AS sambil merekam kejadian tersebut.
NH kemudian menghampiri dan mencoba menjelaskan situasi kepada AS. Dalam video, suasana terlihat tegang ketika AS tetap merekam sebagai bukti.
Ia juga menyorot area sekitar hotel, termasuk sepeda motor yang disebut sebagai kendaraan yang digunakan calon istrinya.
"Gua pergokin calon istri gua di hotel RedDoorz, guys. Itu motornya," kata AS dalam video.
Tak lama kemudian, seorang pria keluar dari kamar yang sama dengan NH. AS menyebut pria tersebut sudah beristri dan merupakan rekan kerja calon istrinya.
AS bahkan mengarahkan kamera ke wajah pria tersebut.
"Nih buat istrinya ya, nih mukanya. Dia udah mau nikah, coy, lihat nih," ujarnya.
Pria yang dituding sebagai selingkuhan itu sempat mengajak AS berbicara di tempat lebih tertutup. Namun AS menolak dan meminta pembicaraan dilakukan di lokasi tersebut.
"Enggak usah, di sini aja! Coba buat bukti, lu di situ, jangan dekat-dekat gua!" tegasnya.
Video kejadian di hotel BSD City Tangerang itu kemudian menyebar luas di media sosial dan menuai ribuan komentar dari warganet. Banyak yang menyoroti pentingnya kejujuran dan komitmen dalam hubungan menjelang pernikahan.
Salah satu akun bahkan mengaku sebagai pemilik video tersebut. Ia menyebut kejadian itu terjadi sekitar setahun lalu dan meminta agar rekaman tersebut tidak lagi dibesar-besarkan.
"Ini video saya tahun lalu, memang benar kejadiannya seperti itu. Saya pun insyaallah ikhlas dan melupakan kejadian itu. Tolong untuk tidak dibesar-besarkan lagi dan mohon jika bisa di-takedown videonya," tulis akun tersebut.
Hingga kini belum ada klarifikasi dari pihak perempuan terkait peristiwa tersebut. Video yang beredar itu telah ditonton ribuan kali dan memicu puluhan ribu komentar dari pengguna media sosial. (mis/red)

