iklan
Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar

96 kios Pasar Jagong Jeget terbakar. Kerugian akibat kebakaran yang melanda 72 keluarga ditaksir mencapai Rp20 miliar.

Kondisi Pasar Jagong Jeget Aceh Tengah setelah kebakaran menghanguskan 96 kios.
Kondisi Pasar Jagong Jeget, Aceh Tengah, setelah kebakaran yang menghanguskan 96 kios milik 72 kepala keluarga. [Foto: dok. BPBD]

Relasi Nasional | Aceh Tengah - Kebakaran di Pasar Jagong Jeget, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah, menghanguskan 96 kios milik 72 kepala keluarga. BPBD Aceh Tengah memperkirakan total kerugian akibat peristiwa yang terjadi pada Ahad, 9 Agustus 2026, mencapai Rp20 miliar.

Nilai kerugian tersebut mencakup bangunan beserta seluruh barang dagangan dan isi kios yang ikut terbakar. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, menyampaikan perhitungan itu pada Senin, 10 Agustus 2026.

“Kerugian jumlah bangunan yang sudah kami sampaikan Rp 20 miliar, karena dari jumlah bangunan yang di sini juga termasuk segala isi bangunannya hangus terbakar,” kata Andalika kepada Wartawan, Senin (10/8/2026).

Selain kios, kobaran api turut memusnahkan sedikitnya empat kendaraan roda empat serta sejumlah sepeda motor yang berada di sekitar pasar. Beberapa kendaraan tersebut disebut ditinggalkan pemiliknya ketika kebakaran berlangsung.

Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, dua warga mengalami luka saat berupaya menyelamatkan diri dari lokasi kejadian dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Datu Beru Takengon untuk menjalani perawatan.

Api Cepat Menjalar

Material bangunan menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat meluas. Sebagian besar kios menggunakan papan dan berdiri dalam jarak yang berdekatan, sementara angin yang cukup kencang turut mempercepat penyebaran kobaran.

BPBD Aceh Tengah kemudian mengerahkan personel dan kendaraan pemadam dari beberapa titik untuk menangani kebakaran. Dukungan datang dari Pos Pemadam Kebakaran Jagong Jeget, Atu Lintang, serta posko induk BPBD.

Penanganan di lapangan turut terkendala jumlah armada yang terbatas. Pos pemadam kebakaran di Kecamatan Jagong Jeget hanya memiliki satu unit kendaraan sehingga petugas membutuhkan bantuan dari wilayah lain.

Setelah armada tambahan tiba, petugas melakukan pemadaman pada titik api sekaligus menjaga bagian lain di sekitar pasar agar kobaran tidak meluas ke bangunan yang masih berada di sekitar lokasi.

Andalika menyebut total empat unit armada pemadam kebakaran dikerahkan BPBD Aceh Tengah dalam upaya menangani kebakaran tersebut.

“Sebanyak empat unit armada damkar yang diturunkan oleh BPBD Aceh Tengah,” ujarnya.

Penyebab Masih Diselidiki

Hingga Senin, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. BPBD menyebut adanya dugaan awal mengenai korsleting listrik, tetapi titik bangunan yang menjadi sumber pertama munculnya api masih belum dipastikan.

Penelusuran mengenai sumber api kini menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.

“Dugaan sementara dari korsleting listrik, namun dari bangunan mana sumbernya juga belum kita ketahui. Ini dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata dia. (*)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar
  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar
  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar
  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar
  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar
  • 96 Kios Pasar Jagong Jeget Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar

Posting Komentar