Viral Gedung Kopdes Merah Putih Dipakai Badminton Menkop Sebut Tidak Masalah
![]() |
| Foto: dok. Istimewa |
Relasi Nasional | Cilacap - Menteri Koperasi Fery Juliantono menanggapi santai video viral warga bermain badminton di dalam gedung Kopdes Merah Putih Desa Sikanco, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin (17/8).
Fery tidak mempersoalkan pemanfaatan sementara area gedung Kopdes Merah Putih untuk aktivitas olahraga masyarakat, mengingat fasilitas tersebut belum beroperasi penuh.
"Enggak apa-apa, bentar kan. Tapi kan bentar lagi operasional lagi," kata Fery di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8).
Pemerintah tengah merampungkan Peraturan Presiden terkait regulasi operasional serta menyiapkan jajaran manajer agar seluruh unit koperasi bisa mulai berjalan bertahap hingga September 2026.
"Bentar lagi akan ada Peraturan Presiden tentang operasionalnya. Bersamaan dengan manajer koperasi juga sudah mulai dipersiapkan. Dan udah, langsung jalan," ujarnya.
Beredarnya rekaman video berdurasi 14 detik itu sempat memicu spekulasi bahwa gedung Kopdes Merah Putih Desa Sikanco telah dialihfungsikan menjadi lapangan olahraga tetap.
Sekretaris Desa Sikanco, Atik Setiawan, mengklarifikasi bahwa gedung tersebut hanya dipasangi karpet hijau sementara guna menyemarakkan lomba HUT ke-81 RI tingkat desa pada 4-7 Agustus 2026.
“Memang benar gedung digunakan untuk pertandingan badminton, tetapi hanya sementara sebagai bagian dari perlombaan HUT RI dan bukan dialihfungsikan menjadi lapangan badminton,” kata Atik.
“Karpetnya memang berwarna hijau sehingga kalau dilihat dari video seolah-olah seperti lapangan tetap, padahal setelah kegiatan selesai langsung kami bongkar dan gulung kembali,” jelasnya.
Pihak pemerintah desa telah berkoordinasi dengan Babinsa setempat sebelum menggelar kegiatan, serta memastikan seluruh peralatan badminton dibongkar setelah acara usai tanpa mengubah fungsi utama bangunan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa, dan selama kegiatannya positif tentu bisa dimanfaatkan, tetapi untuk kegiatan yang tidak baik tentu tidak akan kami izinkan,” tegas Atik. (*)

Posting Komentar