Iklan - Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen

BPK Aceh dan Komunitas Baca Bireuen menggelar identifikasi serta preservasi naskah kuno untuk menyelamatkan warisan budaya pada Sabtu (15/8).

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh
Foto: dok. Istimewa

Relasi Nasional | Bireuen - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Aceh bekerja sama dengan Komunitas Baca Bireuen dan Akbid Munawwarah Bireuen menggelar kegiatan identifikasi serta preservasi naskah kuno koleksi Rizki Wahyudi pada Sabtu (15/8).

Agenda yang berlangsung di Perpustakaan Akbid Munawwarah Bireuen ini bertujuan mengenalkan kondisi fisik, tipe, karakteristik, hingga isi kandungan naskah kuno kepada generasi muda sekaligus memberikan pelatihan penanganan untuk mencegah kerusakan.

Ketua Komunitas Baca Bireuen, Ema Yuliana, mengatakan, "Generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk mengenal naskah secara langsung agar warisan pengetahuan dan budaya tersebut tidak semakin jauh dari mereka."

Kolektor naskah, Rizki Wahyudi, menilai proses identifikasi merupakan tahap penting sebelum preservasi dilakukan karena setiap naskah memiliki kondisi bahan, tulisan, dan tinta yang berbeda.

Duta Baca Bireuen, Riska Aula dan Fadila, menambahkan bahwa pengenalan manuskrip secara langsung dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk memahami sejarah serta pengetahuan yang diwariskan lewat naskah kuno. (*)

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen
  • Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh Gelar Preservasi Naskah Kuno di Bireuen

Posting Komentar