iklan

---

Mahasiswa KKN PPM Unimal Kelompok 056 Gelar Penanaman Tanaman Apotek Hidup di Krueng Juli Timu

Relasi Nasional
Selasa, 02 November 2021 | 23:18 WIB Last Updated 2021-11-02T16:18:27Z

Mahasiswa KKN PPM Unimal Kelompok 056 Gelar Penanaman Tanaman Apotek Hidup di Krueng Juli Timu

Relasi Nasional | Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Malikussaleh kelompok 056 melakukan penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) atau disebut juga apotek hidup di gampong Krueng Juli Timu, Kecamatan Kuala, Senin (01/11/2021).

Selain dari pada itu, mahasiswa KKN Unimal kelompok 056 yang diketuai oleh Zikri Muammar (Ekonomi Pembangunan) yang beranggotakan Khadaf Al Fikri (Ekonomi Pembangunan), Hafizurrahim (Ekonomi Pembangunan), Fakhrur Rezi (Ekonomi Pembangunan), Nizar Rahmah (Sistem Informasi), Dela Sassabila (Sistem Informasi), Winna Dwi Girlyana (Psikologi), Sofika Hanum Limbong (Psikologi), Nanda Ulia Putri (Adm Publik) dan Azliati (Adm Publik) sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya kunjungan ke Camat Kuala dan Ke Tuha 4 gampong Krueng Juli Timu, bersih-bersih meunasah sampai mengajar di Sekolah Dasar Negri 06 Kuala.


"Semakin majunya zaman, obat bahan kimia menjadi banyak dan jika terus menerus akan berdampak buruk pada ginjal. Akhir-akhir ini gencar para ibu rumah tangga mengelola lahan kosong untuk menanam Tanaman Obat Keluarga atau yang disingkat Tanaman TOGA. Maka dari itu kami menanam tanaman obat keluarga untuk bisa digunakan untuk pengobatan tradisional. Selain itu, menjadikan suatu peluang usaha untuk membuat jamu ataupun obat herbal lainya. Selain kegiatan menanam tanaman toga, kami juga mengajar dan bersih-bersih, dan sudah mulai melakukan program-program yang menarik perhatian masyarakat." Ujar Ketua kelompok, Zikri Muammar.

Pembimbing KKN-PPM 056, DR. Munirul Ula, S.T., M.Eng, mengatakan, dengan adanya tanaman obat keluarga ini selain berguna sebagai penghijau lingkungan tanaman Toga juga dapat dimanfaatkan sebagai obat atau jamu. Adapun manfaat dari tanaman obat keluarga ini berupa sebagai obat alami untuk keluarga, memperindah rumah, peluang bisnis, bahan campuran jamu tradisional dan juga sebagai bahan makanan sehari-hari.



Adapun 4 bibit tumbuhan tanaman obat yang ditanam, yaitu :


1. Kunyit
Kunyit dipercaya dapat dijadikan sebagai jamu untuk pencegahan covid-19. Hal karena kunyit memiliki kandungan antioksidan, anti peradangan dan antibakteri yang dipercaya sangat ampuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


2. Jahe
Kandungan alami dari jahe bermanfaat untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Jahe juga mengandung senyawa beta-karoten dan capsaicin yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun dan kekebalan tubuh bagi siapa pun bila dikonsumsi secara rutin.


3. Sereh atau Serai
Sereh mengandung berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi. Sehingga sereh dapat membantu pemenuhan nutrisi pada tubuh untuk mencegah covid.


4. Daun Salam
Daun salam mengandung senyawa aktif seperti minyak atsiri, tanin, flavonoid dan eugenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan antijamur. Daun salam dapat membantu dari penyebaran covid-19 dan bermanfaat bagi tubuh dan lebih baik diminum secara rutin.
Dengan adanya penanaman tanaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat krung Juli Timu meningkatan imunitas tubuh untuk mencegah covid-19 dengan dibuat menjadi jamu atau minuman herbal yang bisa dibuat sendiri dirumah.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKN PPM Unimal Kelompok 056 Gelar Penanaman Tanaman Apotek Hidup di Krueng Juli Timu

Trending Now